Keputihan Tidak Normal

Keputihan Tidak Normal – Keputihan adalah semua pengeluaran cairan alat genitalia yang bukan darah. Keputihan bukan penyakit tersendiri, tetapi merupakan manifestasi gejala dari hampir semua penyakit kandungan. Oleh karena itu, penyebab utama keputihan harus di cari dengan melakukan anamnesa (wawancara), pemeriksaan kandungan, dan pemeriksaan laboratorium.

Keputihan Tidak Normal

Keputihan Tidak Normal

Masalah Keputihan

Anamnes keputihan (beser putih)
– Sejak kapan terjadniya
– Bagaimana hubungannya dengan menstruasi
– Apakah disertai gatal-gatal
– Apakah berbau
– Apakah disertai gumpalan
– Apakah bercampur darah
– Apakah disertai badan panas
– Apakah disertai nyeri dibagian bawah
– Apakah disertai kontak berdarah
– Apakah sedang hamil
– Pada kemungkinan benda asing dalam vagina

Keputihan fisiologis dijumpai pada keadaan menjelang menstruasi, pada saat keinginan seks meningkat, dan pada waktu hamil. Keputihan bukan penyakit, tetapi gejala dari berbagai penyakit sehingga memerlukan tindak lanjut untuk menegakkan diagnosis melalui :

  1. Pemeriksaan inspekulo
    Pemeriksaan spekulum untuk mencari penyebab keputihan: darimana asal keputihan, bagaimana dengan dinding vagina, bagaimana mulut rahim (portio)
  2. Pemeriksaan laboratorium
    Penyebab keputihan adalah infeksi, benda asing, dan keganasan.

Dengan demikian pemeriksaan laboratorium untuk menegakkan infeksi yang terjadi pada Keputihan Tidak Normal (trikomonas, kandida albikan,bakteri, spesifik) dan Pap Smear untuk kemungkinan keganasan. Perlu pembinaan kerja sama antara bidan dengan psukesmas agar dapat memberi pelayanan dan pengayoman medis yang lebih bermutu dan menyeluruh.

Bila anda menderita Keputihan Tidak Normal baik keputihan fisiologis (respons tubuh secara normal) maupun keputihan patologis (bukan respons tubuh secara normal), segeralah untuk mengambil tindakan pencegahannya.

Cara Mencegah Keputihan

Adapun cara untuk mencegah Keputihan Tidak Normal adalah sebagai berikut :

  • Mandilah secara teratur dengan menggunakan sabun yang sesuai dengan jenis kulit. Bersihkan dengan intens daerah pangkal paha dan lajutkan dengan mencuci area genital arah depan ke belakang.
  •  Hindari penggunaan vaginal douche (cairan pembersih), karena bis amengubah pH vagina. Bersihgkan organ intim dengan pembersih yang tidak mengganggu kestabilan pH disekitar vagina. Disarankan agar pembersih yang anda gunakan terbuat dari bahan susu. Karena pembersih ini mampu menjaga keseimbangan pH, meningkatkan pertumbuhan flora normal, serta menekan pertumbuhan bakteri.
  • Pakailah celana dalam yang berbahan katun dan ganti celana setiap hari.
  • Gunakan celana dalam yang kering. Seandainya celana dalam basah atau lembab, maka segeralah ganti dengan yang bersih dan belum dipakai.
  • Jangan mengenakan celana jeans yang ketat. Karena ini akan merapatkan pori-pori. Sebaiknya anda mengenakan rok atau celana bahan non jeans yang mempermudahkan sirkulasi udara disekitar organ intim.
  • Gunakan panty liner sewaktu bepergian dan lepaskan sepulang dirumah.
  • Jangan memakai sesuatu yang bisa mengiritasi vagina, seperti sabun berparfum, parfum, deodorant, spray atau bedak pengarum.
  • Saat menstruasi, ganti pembalut sesering mungkin.
  • Konsumsi vitamin C 500 mg 2 x1 hari untuk meningkatkan asiditas vagina.

Dibawah ini beberapa obat alami yang bisa membantu dalam mengobati masalah keputihan wanita adalah :

  1. Bawang putih
    Bawang putih merupakan salah satu jenis bumbu dapur yang bisa membantu dalam membuat masakan lebih sedap. Salah satu manfaat bawang putih untuk kesehatan adalah membantu dalam menyembuhkan infeksi yang terjadi akibat dari bakteri dan juga jamur didaerah vagina. Dan cara menggunakan bawang putih sebanyak 1 siung tadi adalah dikupas sampai bersih dari kulitnya kemudian dipotong menjadi 2 bagian. Setelah itu, sebelum tidur letakkanlah potongan dari bawang putih tadi tepat diatas vagina hingga pagi hari.
  2. Kunyit
    Salah satu jenis umbi-umbian yang bisa membantu dalam mengatasi keputihan adalah kunyit. Kunyit mengandung anti bakteri yang sangat berguna dalam membantu menyembuhkan masalah keputihan tidak normal. Umbi kunyit merupakan bagian yang sering digunakan dan dipilih adalah umbi dengan usia yang jauh lebih dari satu tahun. Cara membuat obat keputihan alami dari kunyit adalah ambillah paling tidak 2 rimpang kunyit, 1 genggam daun beluntas, dan satu genggam buah asam serta satu potong gula aren. Kemudian semua bahan-bahan tadi direbus dengan menggunakan 1 liter air yang sudah mendidih setelah itu saringlah. Minumlah air dari rebusan tadi sebanyak 1 gelas dalam sehari.
  3. Daun sirih
    Obat keputihan alami lainnya adalah daun sirih. Daun sirih bisa dibuat sebagia ramuan keputihan alami dengan cara merendam  daun sirih secukupnya saja ke dalam air kurang lebih selama 1-2 jam. Air rendaman daun sirih tadi digunakan untuk mencebok vagina. Obat alami yang terbuat dari daun sirih juga selain membantu mmencuci vagina untuk mencegah terjadinya keputihan maka juga bisa diminum dengan direbus terlebih dahulu.
  4. Akar bayam
    Cara mengobati keputihan yang bisa dilakukan lainnya adalah dengan menggunakan akar bayam. Tumbuhan ini mengandung kandungan anti bakteri yang sangat kuat yang bisa membantu dalam membunuh bakteri yang jahat yang ada di dalam vagina dan juga bsia membantu dalam mengatasi atau mengobati infeksi yang menjadi penyebab keputihan pada wanita. Selain itu, akar bayam juga digunakan sebagai jus. Kemudian jus ini diminum paling tidak 2 kali dalam sehari.

Itulah informasi mengenai keputihan wanita. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua. Terimakasih.

Keputihan Tidak Normal

Keputihan dan Cara Mengatasinya

Keputihan dan Cara Mengatasinya - Salah satu infeksi jamur yang sering diderita kaum hawa adalah vaginitis, atau vaginitis candidiasis. Penyakit ini merupakan iritasi atau peradangan di vagina dan jaringan di mulut vagina (vulva), dimana dihasilkan cairan yang tidak wajar dan pasien merasa sangat tidak nyaman karena gatal atau nyeri. Kondisi ini juga sering siebut keputihan.

Jika anda menderita kandidiasis. Anda tidak sendiri. Sekitar 2 dari 4 perempuan pernah mengalami infeksi jamur. Beberapa bahkan mengalami hingga berulang kali. Kandidiasis bukan merupakan penyakit menular seksual, meskipun jamur yang menjadi penyebabnya bisa menyebar atau disebarkan melalui kontak saat berhubungan seksual.

Keputihan dan Cara Mengatasinya

Keputihan dan Cara Mengatasinya

Keputihan

Keputihan dan Cara Mengatasinya ini umumnya efektif, kecuali anda seirng mengalami kekambuhan misalnya lebih dari empat kali dalam setahun. Jika demikian kemungkinan terapi harus lebih lama dengan obat yang berbeda. Sebelum mencari pertolongan ke dokter kenali gejala dan cara pencegahan kandidiasis.

Gejala kandidiasis bisa ringan atau berat, yaitu :

  • Gatal dan kemerahan (iritasi) di mulut vagina (vulva)
  • Rasa seperti terbakar di vagina terutama saat berhubungan seksual atau berkemih
  • Kemerahan dan bengkak di vulva
  • Nyeri di vagina
  • Keluar cairan (duh) vagina yang tebal, berwarna putih dan tidak berbau.

Sebaiknya Keputihan dan Cara Mengatasinya dengan melakukan pemeriksaan ke dokter dilakukan saat :

  • Jika anda mengalami kandidiasis vagina pertama kali
  • Anda tidak yakin mengalami infeksi jamur.
  • Ciri-ciri keputihan tidak hilang setelah diobati sendiri dengan obat antijamur di apotek.

Keputihan dan Cara Mengatasinya

Agar terhindar dari infeksi jamur di vaginam dan Keputihan dan Cara Mengatasinya lakukan tindakan berikut :

  • Jangan lakukan clouching, yaitu penggunaan bahan-bahan khusus untuk membersihkan vagina.
  • Sebaiknya tidak menggunakan tampon atau pembalut setiap hari dan jangan gunakan penyemprot pembersih vagina.
  • Pilih pakaian dalam berbahan katun yang lembut dan tidak terlalu ketat
  • Ganti pakaian dalam yang basah atau baju renang sesegera mungkin.

Cara mengatasi atau mengobati keputihan secara alami bisa dilakukan dengan menggunakan dua cara dibawah ini :

  1. Biji ketumbar dan juga biji mangga
    Biji ketumbar dan biji mangga bisa dimanfaatkan dalam mengobati masalah keputihan secara alami. Cara yang dilakukan dengan bahan alami biji ketumbar adalah dengan merendam biji ketumbar selama semalaman dan setelah itu air rendaman tadi diminum keesokan harinya disaat perut masih dalam keadaan kosong. Lakukanlah cara ini selama paling tidak 1 minggu untuk bisa mendapatkan hasil yang lebih optimal lagi. Selain itu, penggunaan dari biji mangga dalam mengatasi keputihan adalah dengan menggunakan biji mangga yang sudah dikeringkan. Caranya adalah keringkanlah dan setelah itu gilinglah biji mangga sampai hancur dan juga berubah menjadi bubuk. Setelah itu campurkanlah bubuk biji mangga tadi dengan menggunakan beberapa tetes air sampai berubah menjadi adonan. Setelah itu oleskanlah adonan tadi ke dalam vagina untuk bisa membantu mengatasi masalah keputihan tidak normal.
  2. Akar mawar
    Salah satu cara mengatasi keputihan adalah dengan menggunakan akar mawar. Bunga mawar memang sangat berguna sekali dalam membantu merawat wajah. Namun, akar mawar sangat berguna dalam membantu mengatasi masalah keputihan. Kemudian setelah itu cucilah sampai bersih. Dan direbus dengan menggunakan air, setelah itu air rebusan tadi diminum secara teratur untuk membantu mengurangi vagina gatal yang terjadi akibat dari masalah keputihan.

Hal yang harus diingat dalam mengatasi masalah keputihan adalah sebaiknya jangan terlalu sering membersihkan vagina. Karena membersihkan vagina terlalu sering akan menyebabkan terjadinya masalah keputihan tidak normal. Dan apalagi jika bahan yang ada di dalam sabun pencuci vagina tadi dalam bentuk antiseptik yang bisa menyebabkan bakteri baik di dalam vagina menjadi mati. Dan sudah diketahui sendiri, di dalam ekosistem vagina mengandung kandungan bakteri yang baik yang menjadi benteng untuk melawan jamur atau juga bakteri yang jahat. Bakteri yang baik ini bisa ikut terbunuh oleh antiseptik yang kita gunakan. Dan sebaiknya mulailah dari kecil dalam menjaga dan juga memelihara kesehatan vagina untuk bisa mencegah terjadinya masalah keputihan dan infeksi bakteri yang bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya masalah keputihan tidak normal.

Beberapa hal yang bisa membantu dalam mencegah masalah keputihan wanita adalah :

  1. Menjaga dan memelihara kebersihan vagina dengan teratur dan rajin dengan menggunakan sabun pencuci vagina yang khusu dan sebaiknya alami serta dengan menggunakan air hangat.
  2. Sebaiknya jangan menggunakan sabun pencuci vagina yang terbuat dari bahan wewangian dan juga jenis produk feminin atau juga douche dalam membersihkan organ intim wanita.
  3. Setelah buang air kecil, sebaiknya selalu bersihkanlah daerah kewanitaan Anda dimulai dari depan ke belakang. Hal ini bisa membantu dalam mencegah bakteri masuk ke dalam vagina yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya masalah infeksi.
  4. Sebaiknya jangan bertukar handuk dengan orang lain
  5. Gunakanlah celana dalam yang terbuat dari bahan katun 100% agar bisa menyerap keringat lebih mudah dan hindari pemakaian dari celana yang terlalu ketat.
  6. Gunakanlah pembalut yang terbuat dari bahan yang baik dan gantilah sesering mungkin disaat Anda sedang menstruasi, dan jangan tunggu hingga pembalut Anda sampai penuh.

Keputihan dan Cara Mengatasinya

Keputihan Yang Tidak Normal

Keputihan Yang Tidak Normal – Keputihan sebenarnya adalah suatu mekanisme keluarnya cairan dari vagina selain menstruasi.  Sebagian besar wanita tentu pernah mengalami  keputihan dan keputihan itu seringkali menimbulkan ketakutan yang sebenarnya tidak perlu pada seorang remaja. Ketakutan tersebut biasanya timbul karena menghubung-hubungkan keputihan dengan penyakiy-penyakit tertentu. Padahal keputihan bisa terjadi disebabkan oleh faktor-faktor fisiologis yang sebenarnya normal pada seorang wanita.

Keputihan Yang Tidak Normal

Keputihan Yang Tidak Normal

Keputihan yang Tidak Normal

Keputihan yang disebabkan oleh faktor-faktor fisiologis ini biasanya terjadi saat wanita berada dalam kondisi tertentu, misalnya kelelahan, stres, maupun saat mendapat rangsangan seksual. Dalam kondisi tersebut, kelenjar bartolini yang berada pada vagina akan bekerja lebih aktif sehingga menimbulkan terjadinya keputihan.

Sebenarnya keputihan memang ada dua macam, yaitu keputihan normal yang disebabkan oleh faktor-faktor fisiologis dan keputihan tidak normal yang disebabkan oleh faktor patologis. Pada keputihan yang tidak normal biasanya akan mucnul keluhan-keluhan seperti adanya rasa gatal yang  berlebihan, munculnya bau-bau tak sedap, dan adanya perubahan warna cairan yang pada awalnya berwarna putih bening berubah menjadi lebih keruh, bahkan bisa berlanjut menjadi kekuningan dan kehijauan. Jika sudah terjadi perubahan warna maka keputihan ini telah menjadi suatu infeksi dan bisa sangat berbahaya. Oleh sebab itu, keputihan seperti itu harus cepat-cepat diatasi agar tidak terjadi gangguan di kemudian hari.

Perlu diingat, penggunaan obat untuk mengatasi Keputihan Yang Tidak Normal harus sesuai dengan penyebab dari keputihan tersebut. Misalnya keputihan yang disebabkan oleh jamur, tentu harus diobati dengan obat keputihan oleh jamur. Jika keputihan terjadi karena jamur tetapi diobati dengan obat keputihan oleh virus misalnya, bukannya sembuh justru dapat menimbulkan masalah yang lebih serius lagi yang harus diwaspadai oleh seorang wanita mengenai keputihan. Keputihan yang berlangsung dalam waktu lama dapat mengganggu organ-organ kewanitaan dan jika dibiarkan berlarut-larut dapat menyebabkan terjadinya salah satu faktor kemandulan. Oleh sebab itu, keputihan yang tidak normal sebaiknya segera disembuhkan.

Cara Mengatasi Keputihan yang Tidak Normal

Hal yang bisa dilakukan dalam mengatasi masalah keputihan tidak normal adalah :

  1. Melakukan douching
    Pembersuhan dengan cara menggunakan douching setelah selesai menstruasi bsia membantu membunuh bakteri yang sangat merugikan yang ada di dalam vagina. Dengan menggunakan cara ini maka sebaiknya Anda melakukannya dengan dokter yang sudah ahli karena jika terjadi suatu kesalahan maka akan turut juga dalam membunuh bakteri yang bermanfaat yang ada di dalam vagina.
  2. Sebaknya jangan gunakan parfum dan jangan gunakan panty liner yang mengandung kandungan parfum untuk vagina. Tujuan dari produk ini memang untuk membuat vagina harum namun sebaliknya malah akan menimbulkan terjadinya suatu iritasi pada kulit yang terjadi didaerah sekitar vagina.
  3. Jangan gunakan pembalut selama sepanjang hari. Disaat Anda sedang mengalami siklus haid, maka sebaiknya gantilah pembalut Anda sesering mungkin. Karena pembalut merupakan sarang kuman atau menjadi sarang bakteri unutk bisa membuat vagina mengalami gangguan.
  4. Jangan menggunakan bedak pada vagina karena hal ini akan memicu terjadinya suatu iritasi pada vagina. Cuaca yang ada di Indonesia sendiri cenderung panas dan hal ini akan membuat vagina menjadi lebih panas dan menjadi lebih gerah sehingga pada akhirnya membuatnya menjadi lebih lembab. Untuk membantu menghilangkan kelembapan vagina maka sebianya mandilah dan gunakanlah bedak khusus vagina.
  5. Jangan gunakan pakaian atau juga jangan menggunakan celana yang terlalu ketat karena akan mengakibatkan organ intim wanita lebih lembab. Jika organ intim wanita lebih lembab maka akan menimbulkan bakteri menjadi hidup dengan lebih mudah lagi dan bisa mengakibatkan vagina gatal. Sebaiknya gunakanlah pakaian dalam dengan bahan dasarnya adalah katun. Celana dalam yang terbuat dari bahan katun sangat baik dalam menyerap keringat sehingga akan membantu membuat vagina Anda menjadi lebih nyaman juga.
  6. Untuk mencuci vagina maka sebaiknya gunakanlah sabun khusus yang bisa membantu dalam merawat vagina. Dan sebaiknya hindari pemakaian dari parfum dan juga sikat. Selain itu, mandi merupakan salah satu cara alami yang bisa membantu dalam membersihkan anggota tubuh dengan lebih menyeluruh.
  7. Jika Anda senang melakukan oral seks, maka sebaiknya kondisi lidah dan mulut tetap dalam keadaan baik. Dan jika menggunakan jari, maka pastikanlah terlebih dahulu dalam keadaan bersih.

Cara mengatasi keputihan wanita selain dengan melakukan cara diatas, cara alami yang bisa membantu mengatasi vagina gatal dan keputihan adalah dengan menggunakan bahan alami seperti : 10 lembar daun beluntas, sepotong kayu rapet yang kira-kira panjangnya adalah sekitar 5-6 cm, dan kayu rapet yang dipilih adalah sejenis dengan pulasari, satu batang temu kunci, serta kunir sepotong ujung kelingking, dan juga sepotong temulawak sebesar jari kelingking juga.
Cara membuat adalah : irislah tipis temu kunci dan juga temulawak dan juga kunir. Setelah itu masukkanlah ke dalam panci yang berisi sekitar 2 mangkok bersih. Dan kemudian rebuslah hingga mendidih setelah itu tunggulah sampai air yang tersisa adalah ½ mangkuk saja. Kemudian angkat dan saring. Minumlah air ramuan ini paling tidak selama 10 hari berturut-turut. Keputihan akan hilang jika Anda minum secara teratur ramuan ini.

Keputihan Yang Tidak Normal

Keputihan Pada Wanita Muda

Keputihan Pada Wanita Muda – Menjadi cantik luar dan dalam pastinya didambakan oleh setiap wanita. Salah satu masalah kesehatan reproduksi wanita yang sering dikeluhkan adalah keputihan yang tak jarang sangat mengganggu hingga menyebabkan ketidaknyamanan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Keputihan Pada Wanita Muda

Keputihan Pada Wanita Muda (leukorrhea, vaginal discharge) adalah keluarnya sekret atau cairan dari vagina. Sekret tersebut dapat bervariasi dalam konsistensi, warna, dan bau. Keputihan dapat merupakan suatu keadaan normal (fisiologis) atau sebagai tanda dari adanya suatu penyakit (patologis). Keputihan yang normal biasanya tidak berwarna atau bening, tidak berbau, tidak berlebihan dan tidak menimbulkan keluhan. Sedangkan keputihan yang tidak normal biasanya berwarna kuning atau hijau ke abu-abuan, berbau amis atau busuk, jumlah banyak menimbulkan keluhan seperti gatal-gatal dan rasa terbakar pada daerah intim.

Keputihan Pada Wanita Muda

Keputihan Pada Wanita Muda

Vagina memiliki mekanisme perlindungan terhadap infeksi. Kelenjar pada vagina dan serviks atau leher rahim menghasilkan sekret yang berfungsi sebagai sistem perlindungan alami dan sebagai lubrikan mengurangi gesekan dinding vagina saat berjalan dan saat berhubungan seksual. Jumlah sekret yang dihasilkan tergantung dari masing-masing wanita. Dalam keadaan normal, kadang jumlah sekret meningkat seperti sedang menjelang ovulasi, stres emosional dan saat terangsang secara seksual.

Kebersihan organ intim harus terjaga dengan baik. Apabila tidak terawat dengan baik tentunya akan menimbulkan masalah yang seringkali ditandai dengan keluarnya keputihan.

Keputihan Pada Wanita Muda yang abnormal tentu amat mengganggu kehidupan seksual wanita.

Pada dasarnya keputihan adalah keluarnya cairan yang berlebihan dari vagina. Kadang-kadang disertai oleh rasa gatal, terbakar di bibir vagina, atau kerap juga disertai bau busuk dan rasa nyeri waktu berkemih atau senggama. Dalam keadaan tidak normal cairan tersebut dapat berubah menjadi kental, berwarna putih, kekuningan, keabuan sampai kehijauan.

Baunya juga berbeda-beda, dapat tanpa bau atau berbau seperti telur busuk atau anyir seperti ikan mentah.

Perubahan dalam keseimbangan bakteri dalam vagina bisa mempengaruhi warna, bau dan juga tekstur dari keputihan. Berikut ini ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan perubahan keseimbangan bakteri maupun kadar (pH) asam vagina:

  1. Penggunaan antibiotik maupun streoid cukup lama sehingga menyebabkan bakteri “baik” penjaga pH vagina mati dan jamur tumbuh subur.
  2. Vaginosis bakterial, merupakan infeksi bakteri yang sering terjadi pada wanita hamil ataupun pada wanita yang memiliki banyak pasangan seksual.
  3. Pemakaian pil KB karena keseimbangan hormon terpengaruh dan terjadi ketidakseimbangan pH.
  4. Kanker servik
  5. Klamidia, gonorea, yang merupakan infeksi menular seksual.
  6. Diabetes tidak terkontrol sehingga kadar gula yang tinggi menyebabkan adanya gula dalam urin dan darah dan mengakibatkan bakteri tumbuh subur.
  7. Penggunaan sabun pencuci vagina karena mengganggu keseimbangan pH vagina.
  8. Infeksi panggul setelah operasi.
  9. Penyakit radang panggul.
  10. Trikomoniasis, infeksi parasit yang biasanya dikarenakan hubungan seks yang tidak aman.
  11. Atrofi vagina, penipisan dan kekeringan dinding vagina karena menopause.
  12. Vaginitis, merupakan kondisi peradangan dan iritasi sekitar vagina.
  13. Infeksi jamur.

Cara Mengatasi Keputihan

Salah satu cara yang bisa membantu mengatasi keputihan wanita adalah dengan menggunakan bahan alami. Dalam membantu mengatasi vagina gatal dan vagina bau maka hal yang bisa dilakukan adalah memanfaatkan bahan alami, salah satunya adalah seperti kemangi. Anda bisa mengambil segenggam kemangi, setelah itu situmbuk daunnya sampai halus dan kemudian diperas arinya. Setelah itu saringlah air tadi menggunakan kain yang halus. Campurkanlah air yang sudah disaring terlebih dahulu tadi dengan menggunakan paling tidak 1 sendok teh madu asli dan juga dengan menggunakan seujung kuku garam. Setelah itu aduklah dengan merata dan diminum.

 

Cara alami lainnya yang bisa dilakukan dalam mengatasi keputihan adalah dengan mengambil daun sirih. Ambillah paling tidak 10 helai daun sirih yang sudah besar dan juga menguning. Kemudian dibersihkan terlebih dahulu, direbus dengan menggunakan 2 gelas air. Setelah itu tunggulah ramuan tadi hingga yang tersisa adalah tinggal segelas saja. Angkatlah air yang sudah mendidih dari kompor. Setelah itu tuangkanlah air tadi ke dalam gelas dan juga tunggulah air hangat sampai suam-suam setelah itu diminum. Jika mengonsumsi ramuan ini dengan teratur dan diminum pagi serta sore hari maka akan membantu dalam mengatasi masalah keputihan wanita.

Cara alami lainnya adalah dengan menggunakan bahan seperti diatas, bahan kemangi. Caranya adalah ambillah bahan untuk obat keputihan seperti daun kemangi 25 gram, pandan wangi sekitar 5 gram, gula aren sebanyak 5 gram, garam dapur secukupnya saja. Cara membuat ramuan ini adalah daun kemangi dan juga daun pandan wangi ditumbuk sampai halus. Setelah itu diberikan air paling tidak sebanyak ½ gelas. Dan setelah itu diperas untuk bisa diambil airnya dan diberikan garam serta gula aren. Aduklah hingga merata. Pemakaian dari ramuan ini adalah minumlah ramuan tersebut setelah makan dan diminum malam hari menjelang tidur. Kemudian minumlah ramuan tersebut paling tidak selama 2 minggu.

Itulah informasi mengenai ramuan untuk membantu mengatasi masalah keputihan. Jika ingin masalah keputihan Anda selesai, maka minumlah ramuan tersebut dengan teratur dan rutin maka keputihan akan hilang.

Keputihan Pada Wanita Muda

Keputihan pada Wanita

Keputihan pada Wanita – Masalah Keputihan pada Wanita adalah masalah yang sejak lama menjadi persoalan bagi kaum wanita. Tidak banyak wanita yang tahu apa itu keputihan dan terkadang menganggap enteng persoalan keputihan ini. Padahal keputihan tidak bisa dianggap enteng, karena akibat dari keputihan ini bisa sangat fatal bila lambat ditangani.

Keputihan pada Wanita atau Fluor Albus merupakan suatu kondisi dimana cairan yang berlebihan keluar dari vagina. Keputihan dapat dibagi menjadi 2 bagian yaitu keputihan normal (fisiologis) dan keputihan abnormal (patologis). Keputihan yang bukan merupakan penyakit (fisiologis) dapat saja terjadi pada setiap cewek. Biasanya cairan yang keluar bening, tidak berwarna, tidak berbau dan tidak gatal. Cairan keputihan ini jumlahnya bisa sedikit atau cukup banyak, terjadi sebelum dan sesudah menstruasi, pada saat terangsang secara seksual atau ketika sedang stress. Terkadang juga kita yang remaja mengalami keputihan sesaat sebelum masa pubertas, biasanya gejala ini akan hilang dengan sendirinya.

Namun jika cairan yang keluar dari vagina sudah tidak bening, berwarna putih kekuningan, keabuan sampai kehijauan, kental, berbau seperti telur busuk atau anyir, gatal dan jumlahnya lebih banyak, besar kemungkinan keputihan tersebut sudah tidak normal. Beberapa penyebab keputihan yang tidak normal disebabkan oleh infeksi biasanya disertai dengan rasa gatal di dalam vagina dan di sekitar bibir vagina bagian luar. Yang sering menimbulkan keputihan ini antara lain bakteri, virus, jamur atau juga parasit. Jika tidak segera ditangani infeksi ini dapat menjalar dan menimbulkan peradangan ke saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa pedih saat si penderita buang air kecil.

Keputihan pada Wanita dapat dicegah dengan cara :

  • Menjaga kebersihan genitalia, membersihkan vagina dengan air bersih yang mengalir dengan cara mengusap dari depan ke belakang.
  • Minimalisir penggunaan sabun antiseptik karena dapat menggangu keseimbangan pH vagina.
  • Mengganti pembalut tepat waktu minimal 3 kali sehari.
  • Memilih pakaian dalam yang tepat, memakai celana yang yang tidak ketat dan menyerap keringat.
  • Menghindarkan faktor risiko infeksi seperti berganti-ganti pasangan seksual, serta pemeriksaan ginekologi secara teratur.

Keputihan sebaiknya diobati sejak dini, begitu timbul gejala. Karena keputihan kalau sudah kronis dan berlangsung lama akan lebih susah diobati. Selain itu kalau keputihan yang dibiarkan bisa merembet ke rongga rahim kemudian kesaluran indung telur dan sampai ke indung telur dan akhirnya ke dalam rongga panggul. Tidak jarang wanita yang menderita keputihan yang kronis (bertahun-tahun) bisa menjadi mandul bahkan bisa berakibat kematian.

 

Hal yang harus diingat mengenai keputihan pada wanita adalah bahwa vagina harus tetap dalam keadaan seimbang kadar asam atau pH nya. Hal ini membantu agar bakteri-bakteri yang kurang baik tidak akan hidup dan tidak akan berkembang di dalam vagina dan menyebabkan masalah keputihan. Dan jika satu atau hal lainnya, kondisi dari keasaman vagina yang mengalami gangguan, maka bakteri yang baik biasanya akan terbunuh dan akan hilang selain itu juga bakteri yang jahat juga akan hidup dan pada akhirnya menyebabkan terjadinya gangguan pada vagina atau masalah keputihan.

Hingga saat ini masih banyak wanita yang salah mengartikan bahwa dalam menggunakan bahan-bahan antiseptik maka bisa membantu dalam mencuci vagina dan bisa membuat keadaan vagina tetap dalam keadaan sehat dan bisa mencegah serangan kuman yang berbahaya. Faktanya adalah bahwa bukan hanya kuman saja yang berbahaya yang hilang namun pada akhirnya menyebabkan bakteri baik yang ada di dalam ekosistem vagina juga mengalami masalah.

Selain itu, kondisi lembab yang terjadi pada daerah vagina pada akhirnya akan menyebabkan bakteri menjadi banyak menyerang. Kadar asam yang ada di dalam vagina merupakan pelindung dari terjadinya serangan bakteri jahat. Dan jika terlalu sering dalam membersihkan vagina menggunakan obat antiseptik maka hal ini akan membuat sifat dari asam miss vagina lama kelamaan akan memudahkan bibit dari penyakit akan semakin datang dalam menyerang dan pada akhirnya menyebabkan terjadinya keputihan pada wanita. Hal yang harus dihindari untuk mencegah terjadinya keputihan adalah jangan menggunakan sabun mandi untuk mencuci vagina. Sedangkan disaat Anda sedang buang air kecil di toilet wanita, kadang mereka membersihkan organ vagina mereka dengan menggunakan sabun mandi. Tahukah Anda bahwa sabun mandi ini mempunyai kadar pH yang biasa dan kemudian bisa menyebabkan bakteri baik menjadi terbunuh di dalam vagina.

Pembersih vagina yang baik yang bisa membantu dalam membersihkan vagina adalah pembersih vagina dengan kadar pH yang sama dengan kadar pH pada wanita yakni adalah sekitar 3,8-4,5. Dan sebaiknya sebelum Anda membeli pembersih vagina tadi, maka sebaiknya pastikan terlebih dahulu dengan membaca labelnya dan juga keterangan kandungan yang pH yang ada di dalamnya. Jadi, untuk bisa terhindar dari masalah keputihan tidak normal, maka sebaiknya jangan terlalu sering dalam mencuci vagina dengan cara menggunakan bahan-bahan yang terbuat dari bahan antiseptik.

Harus diingat dalam mencegah dan mengatasi keputihan wanita adalah dengan menghindari makanan atau juga minuman yang manis yang bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya vagina. Itulah informasi mengenai masalah keputihan dan juga cara mengatasinya. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua. Terimakasih.

Keputihan pada Wanita