Keputihan Pada Wanita Muda

Keputihan Pada Wanita Muda – Menjadi cantik luar dan dalam pastinya didambakan oleh setiap wanita. Salah satu masalah kesehatan reproduksi wanita yang sering dikeluhkan adalah keputihan yang tak jarang sangat mengganggu hingga menyebabkan ketidaknyamanan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Keputihan Pada Wanita Muda

Keputihan Pada Wanita Muda (leukorrhea, vaginal discharge) adalah keluarnya sekret atau cairan dari vagina. Sekret tersebut dapat bervariasi dalam konsistensi, warna, dan bau. Keputihan dapat merupakan suatu keadaan normal (fisiologis) atau sebagai tanda dari adanya suatu penyakit (patologis). Keputihan yang normal biasanya tidak berwarna atau bening, tidak berbau, tidak berlebihan dan tidak menimbulkan keluhan. Sedangkan keputihan yang tidak normal biasanya berwarna kuning atau hijau ke abu-abuan, berbau amis atau busuk, jumlah banyak menimbulkan keluhan seperti gatal-gatal dan rasa terbakar pada daerah intim.

Keputihan Pada Wanita Muda

Keputihan Pada Wanita Muda

Vagina memiliki mekanisme perlindungan terhadap infeksi. Kelenjar pada vagina dan serviks atau leher rahim menghasilkan sekret yang berfungsi sebagai sistem perlindungan alami dan sebagai lubrikan mengurangi gesekan dinding vagina saat berjalan dan saat berhubungan seksual. Jumlah sekret yang dihasilkan tergantung dari masing-masing wanita. Dalam keadaan normal, kadang jumlah sekret meningkat seperti sedang menjelang ovulasi, stres emosional dan saat terangsang secara seksual.

Kebersihan organ intim harus terjaga dengan baik. Apabila tidak terawat dengan baik tentunya akan menimbulkan masalah yang seringkali ditandai dengan keluarnya keputihan.

Keputihan Pada Wanita Muda yang abnormal tentu amat mengganggu kehidupan seksual wanita.

Pada dasarnya keputihan adalah keluarnya cairan yang berlebihan dari vagina. Kadang-kadang disertai oleh rasa gatal, terbakar di bibir vagina, atau kerap juga disertai bau busuk dan rasa nyeri waktu berkemih atau senggama. Dalam keadaan tidak normal cairan tersebut dapat berubah menjadi kental, berwarna putih, kekuningan, keabuan sampai kehijauan.

Baunya juga berbeda-beda, dapat tanpa bau atau berbau seperti telur busuk atau anyir seperti ikan mentah.

Perubahan dalam keseimbangan bakteri dalam vagina bisa mempengaruhi warna, bau dan juga tekstur dari keputihan. Berikut ini ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan perubahan keseimbangan bakteri maupun kadar (pH) asam vagina:

  1. Penggunaan antibiotik maupun streoid cukup lama sehingga menyebabkan bakteri “baik” penjaga pH vagina mati dan jamur tumbuh subur.
  2. Vaginosis bakterial, merupakan infeksi bakteri yang sering terjadi pada wanita hamil ataupun pada wanita yang memiliki banyak pasangan seksual.
  3. Pemakaian pil KB karena keseimbangan hormon terpengaruh dan terjadi ketidakseimbangan pH.
  4. Kanker servik
  5. Klamidia, gonorea, yang merupakan infeksi menular seksual.
  6. Diabetes tidak terkontrol sehingga kadar gula yang tinggi menyebabkan adanya gula dalam urin dan darah dan mengakibatkan bakteri tumbuh subur.
  7. Penggunaan sabun pencuci vagina karena mengganggu keseimbangan pH vagina.
  8. Infeksi panggul setelah operasi.
  9. Penyakit radang panggul.
  10. Trikomoniasis, infeksi parasit yang biasanya dikarenakan hubungan seks yang tidak aman.
  11. Atrofi vagina, penipisan dan kekeringan dinding vagina karena menopause.
  12. Vaginitis, merupakan kondisi peradangan dan iritasi sekitar vagina.
  13. Infeksi jamur.

Cara Mengatasi Keputihan

Salah satu cara yang bisa membantu mengatasi keputihan wanita adalah dengan menggunakan bahan alami. Dalam membantu mengatasi vagina gatal dan vagina bau maka hal yang bisa dilakukan adalah memanfaatkan bahan alami, salah satunya adalah seperti kemangi. Anda bisa mengambil segenggam kemangi, setelah itu situmbuk daunnya sampai halus dan kemudian diperas arinya. Setelah itu saringlah air tadi menggunakan kain yang halus. Campurkanlah air yang sudah disaring terlebih dahulu tadi dengan menggunakan paling tidak 1 sendok teh madu asli dan juga dengan menggunakan seujung kuku garam. Setelah itu aduklah dengan merata dan diminum.

 

Cara alami lainnya yang bisa dilakukan dalam mengatasi keputihan adalah dengan mengambil daun sirih. Ambillah paling tidak 10 helai daun sirih yang sudah besar dan juga menguning. Kemudian dibersihkan terlebih dahulu, direbus dengan menggunakan 2 gelas air. Setelah itu tunggulah ramuan tadi hingga yang tersisa adalah tinggal segelas saja. Angkatlah air yang sudah mendidih dari kompor. Setelah itu tuangkanlah air tadi ke dalam gelas dan juga tunggulah air hangat sampai suam-suam setelah itu diminum. Jika mengonsumsi ramuan ini dengan teratur dan diminum pagi serta sore hari maka akan membantu dalam mengatasi masalah keputihan wanita.

Cara alami lainnya adalah dengan menggunakan bahan seperti diatas, bahan kemangi. Caranya adalah ambillah bahan untuk obat keputihan seperti daun kemangi 25 gram, pandan wangi sekitar 5 gram, gula aren sebanyak 5 gram, garam dapur secukupnya saja. Cara membuat ramuan ini adalah daun kemangi dan juga daun pandan wangi ditumbuk sampai halus. Setelah itu diberikan air paling tidak sebanyak ½ gelas. Dan setelah itu diperas untuk bisa diambil airnya dan diberikan garam serta gula aren. Aduklah hingga merata. Pemakaian dari ramuan ini adalah minumlah ramuan tersebut setelah makan dan diminum malam hari menjelang tidur. Kemudian minumlah ramuan tersebut paling tidak selama 2 minggu.

Itulah informasi mengenai ramuan untuk membantu mengatasi masalah keputihan. Jika ingin masalah keputihan Anda selesai, maka minumlah ramuan tersebut dengan teratur dan rutin maka keputihan akan hilang.

Keputihan Pada Wanita Muda

Leave a Reply